Mengelola Sampah dimulai dari rumah kita sendiri

Jangan sepelekan Sampah Disekitar kita.

Mari menyelamatkan bumi dengan hal-hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, pilah pilih sampah serta tidak menggunakan plastik dan kertas secara berlebihan.

Sampah dan limbah adalah musuh kita bersama yang harus diperangi dan dikurangi produksinya seminimal mungkin untuk kelestarian Lingkungan disekitar kita.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan sebagai kontribusi dalam pengelolaan sampah di rumah. Kamu bisa mulai mencoba beberapa cara mudahnya seperti berikut ini :

1. Memisahkan Sampah Sesuai Jenisnya

Cara pertama yang dapat kamu lakukan untuk pengelolaan sampah, dapat dimulai dengan pilah pilih sampah dengan memisahkan menjadi 2 atau 3  bagian, yakni sampah organik (yg mudah terurai seperti sisa sayuran,kulit pisang atau buah yg busuk), anorganik (yg sulit terurai oleh tanah seprti bahan plastik,logam,kaleng dan kaca) dan B3 (yg mengandung bahan kimia seprti obat, botol tempat racun serangga atau pembersih kamar mandi). Kamu bisa mulai menyediakan 3 buah tempat sampah di rumah dan beri tanda untuk mempermudahnya.

Cara seperti ini akan mempermudah kamu dalam memisahkan sampah rumah tangga yang dihasilkan setiap harinya.

2. Membatasi penggunaan sampah berbahan Anorganik.

Kita mulai dari Konsep zero waste yang  sering disuarakan agar manusia mulai peduli dengan alam dapat diwujudkan dengan menggunakan barang-barang yang tidak habis pakai. Salah satunya seperti mengganti plastik dengan tas belanja kain, mengganti styrofoam dengan kotak bekal, dan memakai botol minuman atau Tumbler untuk mengurangi pemakaian air minum dalam kemasan.

Pada intinya kamu bisa mulai mengurangi pemakaian plastik dengan benda-benda yang dapat digunakan secara berulang. Walaupun cukup merepotkan namun, perubahan yang kamu lakukan dapat memberikan dampak yang berarti bagi bumi dan alam.

3. Membuat Pupuk dari Sampah Organik

Pengelolaan sampah selanjutnya juga dapat dilakukan pada sampah organik. Kamu tentunya sudah tidak asing dengan teknik daur ulang, bukan? Daripada membiarkan sampah organik berbau busuk karena  karena bakteri pengurai ada baiknya kamu melakukan daur ulang dengan menjadikannya sebagai pupuk kompos pada tanaman. Ada beberapa cara membuat pupuk kompos sendiri dirumah dari hasil sampah organik. Yaitu :

A. Untuk pupuk kompos kering kita cukup menyediakan wadah yg sudah dibungkus dgn plastik hitam,kemudian ambil secukupnya tanah ( 2 genggam) dan ditaruh rata dalam wadah sampah2 organik yg mudah terurai seprti kulit bawang,kulit telur,buah2 busuk,sayur busuk atau sisa makanan seprti nasi dan sayur boleh dibuang dalam wadah tersebut. Namun perlu diperhatikan untuk sisa makanan seprti tulang ikan atau ayam atau insang ikan jgn dibuang dalam wadah tersebut. Untuk proses sampah organik menjadi pupuk kompos itu biasa memakn waktu sekitar 3 bulan jd sesering mungkin sampah organik didalam wadah itu diaduk atau dicampur dan tutup dalam wadah sesekali dibuka agar uap bau tidak mengendap dalam wadah.

B. Cara kedua kita bisa membuat pupuk kompos cair yang wangi,sama halnya dengan cara pertama,namun wadah yg disiapkan baiknya ada kran dibagian bawahnya biar mudah mengambil pupuk cairnya yang sudah jadi, disini kita tak membutuhkan tanah sebagai bahan pengurai namun kita membutuhkan cairan EM4 dan tetes tebu di awal penumpukan. EM4 adalah cairan berisi bakteri baik (lactobasilus) yang tugasnya mengurai sampah jadi pupuk, sedangkan tetes tebu itu makanannya. Hasil dari penguraian ini menjadi pupuk organik cair yang sangat baik untuk menyiram tanaman, baik buah, bunga maupun sayuran. 

Terus apa saja yang bisa dimasukkan ke ember ini?

Sampah-sampah dapur, seperti sisa potongan sayuran, kulit buah, nasi kemarin, kulit bawang,  daun pembungkus tempe, dan lain-lain, yang penting jangan bahan yang terkena minyak, jangan pula ikan, daging atau ayam, tapi kalau cangkang telor boleh, kotoran kambing atau sapi juga boleh. Karena ini pupuk organik cair, maka butuh air juga, bisa air bekas cuci sayuran, air sumur, air hujan, yang penting jangan tercampur deterjen. Baik sekali kalau pakai air cucian beras. 

Jadi, di hari pertama berapapun sampah dan air cucian beras yang dipunya, masukkan saja, tambahkan EM4 dan tetes tebu yang sudah dicampur tersendiri dalam wadah botol plastik bekas (cara pencampurannya ada pada keterangan dibotol kemasan EM4). Kalau tidak punya, tetes tebu bisa diganti gula jawa atau gula pasir. Nah, besoknya kalau punya sampah lagi taruh saja di atasnya, tambahkan air lagi, begitu terus sampai dua minggu nanti bisa diambil airnya. Nah, air itu lalu dicampur dengan air biasa dengan perbandingan 1:10 untuk menyiram tanaman, bisa juga untuk menyuburkan tanah yang mau ditanami.

Catatan : Cairan EM4 Bisa dibeli d toko pertanian atau pakan ternak. EM4 juga bisa diganti dengan yakult, itu loh minuman enak yang mengandung bakteri baik. sebagai tambahan cairan dari uraian sampah organik ini jg dapat difungsikan sebagai pengurai tinja(kotoran) dalam septik tank namun ada baiknya septik yang digunakan telah memiliki rumah bakteri atau biofilter.


4. Melakukan Daur Ulang Pada Sampah Anorganik

Sama seperti konsep 3R (reuse, reduce, dan recycle) kamu dapat membantu pengelolaan sampah dengan memilih barang-barang yang masih dapat digunakan kembali. Misalnya botol kaca yang dapat dibersihkan dan digunakan kembali untuk menyimpan barang atau menjadikannya sebagai hiasan rumah.

Atau kita bisa koordinasi dengan beberapa pengurus TPS3R yang terdekat karena disana mereka telah terlatih dalam mengelola sampah yang dominan sampah anorganik karena dilengkapi dengan alat yang memadai.


Melakukan 4 kontribusi dalam pengelolaan sampah di rumah seperti ini setiap harinya, dapat membantu lingkungan kita menjadi lebih bersih, sehat, dan aman dari gangguan bakteri penyebab penyakit di sampah rumah tangga.


Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kamu yang ingin ikut serta dalam menciptakan lingkungan sehat bagi keluarga.


Yukk kelola sampah kita mulai dari rumah sendiri dengan baik dan bijak . Olah sampah dapur kita jadi pupuk organik 😉 dapur bersih, tanah kita subur, tanaman subur, Insyaa Allah Lingkungan kita bersih dan sehat.😊😉👍


Selamat Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 21 Februari 2023.


By : Nheya Edelweis


::Sebagian tulisan terinspirasi dan repost dari beberapa artikel terkait::

Subuh yang kelabu ( Kenangan Bersama Bapak)

Entah aku harus memulai dari mana, jemari ini mulai kaku, fikiran ini mulai kalut tuk bisa kembali mencurahkan isi hati ini yang penuh dengan segala gundah dan kerinduan.

Long time no see "My Blog" . . .

Yah butuh waktu lama tuk membuka kembali My blog ini, tempat pelarianku dikala kugundah, dikala kusedih dan ingin bercerita segala isi hati yg rapuh ini dalam bentuk tulisan dalam bentuk kata-kata yang dapat dikenang dan direnungi. Maafkan aku jika segala kegundahanku hanya bisa kusiratkan dalam tulisan walau tulisan itu kadang bertentangan dengan isi hatiku yang kualami saat itu.

Saat ini aku hanya ingin membuat kenangan tentang Bapak, Beliau adalah Ayahku yg kupanggil Bapak, yang kini Jasadnya telah terkubur yang kini segala tentangnya hanya tinggal kenangan, tinggal kerinduan.

Kala itu September 2022, saat-saat terakhir aku memeluk Bapak .Sehari sebelumnya saat aku akan beraktifitas seperti biasa aku mampir kerumah bapak, rumahku dan rumah bapak satu kompleks perumahan jadi agak dekat, saat itu Bapak kelihatan kurang sehat dan katanya kepalanya terasa pusing, aku hanya menyenangkan hati bapak dengan menawarinya susu dan roti dan berharap bapak bisa semangat lagi dan tidak kepikiran dengan keadaanya. Setelah kulihat keadaan bapak bisa semangat lagi akupun pamit tuk ke lokasi kerja dan menawari bapak akan membelikannya nanti makanan kesukaannya. Berhubung aktifitasku kadang sampai malam sepulang kerja akupun gak sempat mampir kerumah bapak karena kupikir bapak juga baru balik dari dokter dan harus beristrahat,aku hanya sempat Video Call dengan bapak tuk memastikan kondisinya, kata mamaku
hasil pemeriksaan dokter Alhamdulillah semuanya Normal dan tidak ada hal yang perlu di khawatirkan, akupun melihat bapak dibalik Hp ku Beliau hanya tersenyum dan ingin istrahat,namun aku tak menduga itu tatapan terakhir bapak padaku.

Menjelang subuh tiba-tiba Hpku berbunyi,panggilan tlp dari mamaku agar menyuruhku segera kerumah bapak,tanpa fikir panjang aku dan suami serta anak-anakku bergegas ke rumah bapak,sempat terbesit ketakutan dihatiku jika aku akan kehilangan bapakku. Tiba dirumah bapak kulihat bapak dalam keadaan tidur dan mendengkur namun kuperhatikan kondisi bapak nampak seperti orang yang terkena strok krn bibirnya agak kaku dan miring dan selalu mengeluarkan air liur, hatiku miris dan berfikir bapak akan terkena sakit strok. Gak fikir panjang akupun meminta suami untuk segera ambil mobil dirumah tante untuk membawa bapak segera ke RS, Akupun berbaring disamping bapak dan gantian menjaga bapak berhubung mamaku semalaman terjaga mendampingi bapak yang katanya kondisinya mulai tengah malam selalu tersedak dan muntah.

Aku hanya bisa mengusap wajahnya,kepalanya dan memeluknya hingga akupun berbisik padanya tuk berkata "pak bapak janganq pergi dulu, aku sayang bapak,aku belum bisa membuat bapak bangga dan bahagia pak" dalam tangisku dan memeluk bapak dalam tidurnya, yang sampai saat ini aku hanya masih mengira bapak hanya tertidur beristrahat dalam lelahnya, Namun menjelang Subuh disaat mentari pagi mulai menampakkan sinarnya Bapakku pergi untuk selama-lamanya. Hanya Penyesalan dihati ini karena betapa bodohhnya aku yang saat itu masih belum sadar jika bapakku benar-benar tiada jika bapakku telah dijemput malaikat maut tuk pergi meniggalkan dunia ini selamanya. Aku tak sempat berfikir tuk menuntunnya mengucapkan "Syahadat" karena saat itu aku hanya berfikir bapak hanya tersedak saat lagi tidur dan muntah, aku panik dan khawatir dan berharap bapak segera dibawa ke RS, bahkan muntahnya bapak aku tanpa berfikir panjang tuk mengambil tempat untuk menadah muntahnya,aku hanya refleks menadah tanganku saat bapak muntah dan mamakupun mengambil air bersih untuk membersihkan muntah bapak, aku hanya berfikir kala itu bapak hanya tersedak seperti kebiasaan bapak yang selalu Tersedak jika saat minum dan tertidur, namun ternyata itu adalah untuk terakhir kalinya kumelihat bapak membuka matanya saat tertidur dan kembali tidur untuk selama-lamamnya. Aku yang masih belum sadar, setelah aku dan mamaku membersihkan bekas muntahnya dan sempat kuseka wajahnya dengan handuk aku tetap berfikir bapak kembali tidur, akupun kembali berbaring disamping bapak dan masih memeluk bapak yang kupikir bapak masih tidur sambil menunggu suamiku dan iparku datang ambil mobil, namun saat kupanggil Bapak tubuhnya sudah kaku dan tidak merespon lagi. Ya Allah dalam nalar fikiranku aku masih saja berkata dalam hati bapakku masih ada Ya Allah, Bapakku akan sadar dan akan bangun kembali seperti biasanya. Dalam keyakinanku yang masih belum bisa menerima Bapak pergi untuk selamanya aku dan keluarga bertekad membawa bapak ke RS, dengan bantuan tetangga kamipun mengangkat bapak ke mobil menuju RS.

Dalam perjalanan ke RS Bapak benar-benar sudah kaku namun aku masih berharap "mukjizad" bapak bisa tertolong. Gak sampai setengah jam kami tiba di RS yang terdekat dari rumah, adik iparku berkata biar dokter periksa bapak di atas mobil saja untuk mengetahui kondisi bapak yang sebenarnya. Saat Dokter datang dan mulai memeriksa bapak di dalam mobil,kulihat raut wajah dokter yang menandakan bapak benar-benar sudah tiada, alat pengukur tensi di lengan bapak tidak terbaca akan tanda-tanda kehidupan seketika badanku ini mulai lemas dan belum bisa menerima keadaan saat itu. 

Seketika memori kenangan-kenangan bersama bapak semua kembali dalam ingatanku, apalagi 3 hari menjelang kepergian bapak,bapak selalu kerumah kalau bukan sekedar mejemput anak-anakku kadang bapak sering ngobrol bersamaku,membawakan anak-anakku kue-kue tradisinal atau makanan, bahkan mengambil pakaian anak-anakku yang blum terlipat dan sempat dicuci untuk dibawa kerumahnya. Namun saat itu bapak tidak turun dari motornya, beliau hanya kasih pakaian anak-anakku yang sudah disterika dan dalam tatapannya yang kulihat kosong dan tidak melihatku langsung hanya berucap "Nia,rajin-rajinko Shalat, kita semua akan Mati" saat itu aku hanya menganggap itu nasehat yang seperti biasanya bapak ucapkan jikalau aku kadang malas tuk shalat namun saat kepergian bapak kata-kata terakhirnya itu sangat menusuk dihati,sangat menyakitkan seolah itu mengatakan beliau untuk diingat dalam doa kala beliau tlah tiada.

Setelah kepergian bapak untuk selamanya, banyak kisah dan cerita yang kudengar baik dari tetangga jikalau bapak adalah orang yang baik, bergantian tetangga datang kerumah bahkan bercerita kenangan tentang bapak. Yah dalam kesaksianku Bapakku adalah orang yang baik dan paling hebat, bapak tipikal orang yang mudah berbaur dan suka bercanda, bapak suka memberi walaupun itu tak seberapa nilainya, bapak orang yang gampang kasihan dan peduli dengan orang walau kadang kebaikan bapak itu pernah dimanfaatkan orang tuk berbuat gak baik padanya. Bapak memang tipikal orang yang mudah emosional (marah) serta tersinggung namun gak pernah dendam pada orang,namun kadang gengsi tuk terlihat memaafkan. Hal yang kutau sejak dulu bapak paling suka terhadap dunia anak-anak, peduli terhadap anak-anak dan cekatan dalam segala hal serta mandiri. Mungkin kebiasaan bapak semenjak muda mulai merantau tugas di kota orang dan hidup sendiri jadinya bapak serba bisa,saat masa purnabhaktinya dirumah bapak senang melakukan hal-hal kegiatan rumah tangga, beliau jago dalam hal masak memasak apalagi masak konro dan coto makanan kesukaannya, jago melakukan urusan pekerjaan rumah tangga dan tidak pernah kompromi jika dia ingin melakukannya sendiri dengan suka hati. 

Satu Hal yang kuingat saat aku sempat fakum didunia kerja 5 tahun karena ku hamil dan harus merawat anak-anakku yang masih balita, namun saat terpanggil kembali tuk balik didunia kerja hal yang paling utama kuminta pendapat dan pertimbangannya adalah bapakku, kenapa karena aku masih berfikir dengan anakku jika kukerja walau mereka sudah agak besar dan mudah diatur, bapak hanya berkata jika itu yang terbaik dan selama gak terlalu menguras waktu full kerja hingga anak-anak terabaikan silahkan. Bapak kadang kupercayakan tuk menjaga anakku jika aku harus kelokasi, akupun di dunia kerjaku tidak harus rutin full kerja kadang jika tidak ada keperluan yang mendesak dan penting aku kadang dirumah.

Semasa ku kecil bapak senang berdongeng dan bermain, kadang main sulap-sulap atau membuat kerajinan dari bahan seadanya, hingga saat masa-masanya bersama cucu-cucunya pun tak terlupakan beliau melakukan hal sama saat bersama anak-anaknya dulu. Namun saat masa remajaku bapak tipikal orang yang terlalu penuh dengan aturan yang kadang membatasi aktifitasku,yah mungkin karena bapak dunia kerjanya berkaitan dengan hukum dan penuh tindak kejahatan jadinya saat itu bapak sebagai orang tua penuh dengan kekhawatiran terhadap anak remajanya. Aku bahkan saat SMA dulu pernah melawan keras sikap bapak, mungkin saat itu sudah mulai berfikir sedikit memberontak dan menganggap hal yang kulakukan selama sma positif jadinya kumelawan bapak dan adu argumen sama bapak, aku hanya bisa membuktikan ke bapak segala pencapaian dan aktifitasku di sekolah dengan tidak membatasi aku tuk aktif di kegiatan sekolah, melihat cara fikirku dan aktifitasku bapak percaya padaku dan Alhamdulillah semenjak SMA hingga kulaihpun bapak selalu support dan bahkan lebih senang berbincang sama teman-temanku jika kerumah. Masa Kuliah rumah dinas bapak di makassar kadang sebagai tempat ngumpul teman-temanku karena mungkin teman juga merasa nyaman apalagi orang tuapun dirumah senang hati jika teman-teman kuliah main atau nginap dirumah. 

Aku kadang belajar dari sikap bapak yang sebagai orang tuaku, saat ini akupun berada diposisi beliau sebagai orang tua, tentunya orang tua memiliki kekhawatiran terhadap perkembangan dan pergaulan anak-anaknya namun kita sebagai orang tua tak perlu terlalu keras menjudge atau membatasi aktifitas anak yang masa perkembangan remaja hingga deswasanya. Selama kita bisa melihat aktifitas anak yang positif baik dari penilaian sikap dan tutur katanya dan memantau gak berlebihan Insya Allah anak akan merasa nyaman bersama orang tua nya dan tetap mengajarkan kepada anak untuk selalu terbuka dan berani bercerita ataupun berbicara ke orang tua jika ada keluhan dan kesalahan. 

Setiap anak-anaknya memiliki watak dan pemikiran yang berbeda-beda. Aku dan Bapakku kadang tidak sepemikiran dan kadang sllu adu mulut namun aku pahami betul bapak dan mungkin bapak berfikir yang samapula padaku, jika kami beda pendapat kami saling berdebat namun tak pernah ada rasa benci dan marah berkepanjangan, aku mungkin disini tipe anak yang keras dan membantah namun aku paling terbuka dalam bertindak,berani berbicara dan memulai kata maaf hingga senang dan paling cepat menyenangkan bapak jadinya semarah apapun bapak padaku pastilah bapak paling mudah  ngombrolnya ke aku. Itulah mengapa aku selalu mengatakan bapakku adalah bapak terhebatku dan bapak terbaikku dan Dato' terbaik buat cucu-cucunya.

Bapak juga sosok Dato' (panggilan kakek dari cucu-cucunya) 2 pekan sebelum kepergian bapak, bapak benar-benar meluangkan waktu bermain dan bercanda bersama cucu-cucunya. Apalagi cucu paling terakhirnya kiyora, sempat berfikir setelah meninggalnya bapak kami menganggap itu pertanda bapak pamit pada cucu-cucunya. Entah dalam 2 pekan sebelum kepergian bapak, adikku bersama anak-anaknya nginap dirumah bapak.



-bersambung-



Sepedaku Pilihanku karena Bersepeda itu Bike

Sekarang ini aktifitas bersepeda di kota Makassar dan dibeberapa luar daerah pun semakin menjamur ☺️. Senang rasanya melihat orang-orang disekitar sadar akan pentingnya bersepeda, selain menjaga pola hidup sehat tentunya dengan bersepeda juga kita turut membantu menjaga ekosistem keseimbangan dunia yaitu dapat mencegah global warming yang diakibatkan dari pencemaran udara melalui pemakaian kendaraan bermotor.

Salah satu alat transportasi yang tidak mengandung polusi kendaraan dan ramah lingkungan yakni sepeda. Sepeda sangat praktis untuk kebutuhan transportasi ditengah kemajuan modern saat ini, mengendarai sepeda juga dapat dijadikan salah satu aktivitas olahraga.

Bersepeda merupakan salah satu bentuk olahraga yang menyenangkan dan dapat dikendarai siapa saja. Dibandingkan dengan mengendarai motor atau mobil, bersepeda cenderung lebih sehat karena kamu akan lebih banyak menggerakkan otot kaki sehingga akan lebih menyehatkan.

Ditengah iklim pemanasan global yang saat ini sedang terjadi, akibat dari polusi lingkungan yang sudah banyak tercemar dan beberapa akibat lainnya, sepeda kini masih terjaga eksistensinya untuk transportasi di dunia, tapi tahukah Anda? Dengan seiring perkembangan zaman sepeda juga sudah memiliki banyak varian, bentuk, dan keberagaman kegunaannya. Terlepas dari hal tersebut, memilih sepeda yang nyaman dan cocok dengan kamu bukanlah hal mudah.

Seringkali, kamu memilih sepeda untuk dimiliki hanya dengan mengandalkan model dan desainnya yang menarik apalagi pengaruh trend. Padahal, masing-masing sepeda sudah dirancang khusus dengan fitur unggulan masing-masing sesuai dengan fungsinya dan yang utama sesuai dengan size-nya.

Pertanyaan paling dini ketika seseorang hendak membeli sepeda adalah berapa ukuran rangka (frame size) sepeda ideal untuk tubuhnya.

Ukuran sepeda memang sangat penting, sebab bila ukurannya tidak tepat bisa berakibat sakit di beberapa bagian tubuh pesepeda. Ibaratnya Anda memakai sepatu yang ukurannya tidak tepat. Akibatnya tak hanya tidak nyaman tapi juga bisa menimbulkan pegal di kaki, bahkan pusing di kepala.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan ukuran ideal. Salah satunya dengan menghitung tinggi badan, berat badan, panjang kaki hingga panjang lengan.

Ini beberapa jenis sepeda yang lebih sering digunakan saat-saat ini. Apa saja sih fungsi dari tiap-tiap jenis sepeda? Agar tidak salah pilih 😉👍

☑️  Sepeda MTB untuk perjalanan off-road.
Sepeda gunung merupakan jenis sepeda yang didesain untuk digunakan menyusuri jalanan pegunungan yang terjal. Sepeda ini juga sering dikenal dengan nama Mountain Terrain Bike atau MTB dan memiliki bentuk ban yang bisa mencengkeram tanah maupun batu sehingga cocok dipakai untuk melewati medan yang sulit. Tentu sepeda ini dikhususkan untuk perjalanan berbatuan, tanah basah, dan medan berat lainnya. Sepeda yang pertama kali dikenalkan di Negara Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Biasanya pada ban sepeda MTB memiliki tapak yang lebar agar dapat bertahan semaksimal mungkin di jalan berat dan batang/rangkanya pun umumnya relatif besar serta kuat. Sepeda gunung juga dibagi berdasarkan suspensi dan medan yang dilalui.



☑️ Sepeda Lipat.
Sesuai dengan namanya, sepeda lipat adalah jenis sepeda yang dapat dilipat. Sepeda lipat memiliki engsel pada rangkanya sehingga bisa dilipat menjadi lebih ringkas. Karena itu sepeda lipat bisa dibawa ke dalam angkutan umum, disimpan di apartemen ataupun kantor di mana sepeda biasa dengan ukuran yang besar tidak diizinkan. Sepeda lipat mulai populer di Indonesia sejak maraknya komunitas pekerja bersepeda. Sepeda jenis ini populer di kalangan goweser di mana rute-rute pendek mereka tempuh dengan sepeda, sementara rute jauh tetap menggunakan angkutan umum. Sepeda lipat hanya untuk jalan rata yang beraspal. Karena itu jangan sekali-kali memakai sepeda lipat di medan-medan berat (off-road) atau untuk freestyle. Sepeda lipat dikelompokkan berdasarkan ukuran diameter bannya.

Ukuran standar 16 dan 20 inci.
Ukuran besar 24 inci.


☑️ Sepeda Balap.
Sepeda balap yaitu sepeda yang khususkan untuk race atau balapan. Sepeda ini biasanya berbobot sangat ringan daripada jenis-jenis sepeda lainnya. Bagi para goweser mungkin sudah tahu tentang sepeda balap atau road bike. Namun, mungkin ada beberapa teman-teman goweser yang belum tahu jika sepeda balapa tau road bike memiliki jenis-jenis tertentu juga, yaitu Aero, Endurance, dan Lightweight.


☑️ Sepeda Keranjang (city bike).
City bike atau yang sering disebut sepeda mini ini biasa dipakai untuk jarak pendek di atas medan jalan raya atau jalan dalam kompleks perumahan. Umumnya dilengkapi dengan keranjang dan dirancang khusus untuk kaum hawa dengan model rangka menurun.



Nah sudah pada tau kan jenis sepeda sesuai fungsi pemakaiannya dan yang utama size sepeda yang cocok buat Anda, jadi jangan hanya asal beli dan pakai saja karena liat trend dan gengsi tapi bijaklah dalam memilih sepeda yang terbike untuk Anda. (Sekedar saran seh)

Namun itu semua kembali dari Pilihan Anda jika merasa bisa dan yakin serta mau terima resiko (baik pada anda sendiri dan sepeda anda) Why Not 😉👍☺️

Selamat Bersepeda and Salam2Pedal 🚵👍

Gowa
03/feb/2020

Note: sebagian tulisan direpost dr bbrapa artikel yg ada.